Progresif.id — PT Pupuk Kujang Cikampek, Karawang, Jawa Barat memperkuat komitmen penyebaran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hingga ke masyarakat melalui gelaran Hose Drill Contest.
Tak sekadar lomba ketangkasan, ajang tahunan ini menjadi simulasi komprehensif penanganan situasi darurat. Peserta mulai dari karyawan, mitra tenant, hingga warga dari 10 desa sekitar ditantang menghadapi skenario kebakaran, banjir, hingga rintangan fisik dan mental.
Direktur Operasi dan Produksi PT Pupuk Kujang, Arlyza Eka Wijayanti menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan membangun ekosistem keselamatan yang inklusif.
“Ini adalah bentuk kepedulian perusahaan bahwa kemampuan menjaga keselamatan dan kesehatan bukan hanya untuk karyawan, tapi juga masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya, Rabu (15/4/2026) siang.
Ia menambahkan, integrasi budaya K3 diharapkan mendorong kemandirian warga dalam menghadapi kondisi darurat.
“Setiap individu harus memiliki kapasitas ketangkasan saat menghadapi situasi berbahaya, baik di tempat kerja maupun di rumah,” imbuhnya.
Camat Cikampek, Adi Firmansyah menilai, pendekatan praktik langsung ini efektif meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
“Pengetahuan yang sebelumnya sebatas teori kini dipraktikkan langsung. Dengan simulasi seperti ini, warga tidak akan panik saat menghadapi keadaan darurat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pupuk Kujang mendorong agar prinsip K3 tak berhenti di kawasan industri, tetapi menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari masyarakat, mulai dari pengelolaan listrik yang aman hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. [*]
Editor: Sukarya.






