-->

Iklan

Dinas Sosial Pandeglang Dibanjiri Warga Pemohon SKM

Senin, 03 Februari 2020

PANDEGLANG- Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Banten, dibanjiri warga yang meminta permohonan Surat Keterangan Miskin (SKM) sejak dinonaktifkannya ribuan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Menurut Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriyah, pada 2019 saja ada sekitar 651 orang yang mengajukan SKM dan pada Januari 2020 rata-rata ada sekitar 15-30 orang perhari mengajukan SKM.

“Kalau memang dia orang miskin kami fasilitas SKM nya. Di tahun 2019 aja ada 651 yang mengajukan SKM. Tahun kemarin disiapkan Rp2 miliar ga cukup kalau tahun ini kemungkinan diperubahan bisa nambah lagi anggarannya,” ujar Nuriyah, Senin (3/2/2020).

Alasan pemerintah kata Nuiyah, menonaktifkan sementara layanan kesehatan BPJS bagi masyarakat miskin di Pandeglang karena banyak Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima tidak sama atau malah tidak tercatat.

“Kemarin yang istilahnya distop BPJS nya itu kebanyakan NIK-nya tidak muncul. Kenapa bisa tidak muncul ? Mungkin pada tahun 2015 mereka belum perekaman. Kami disini lagi memperbaiki dengan cara membuat surat ke Disdukcapil kaitan dengan NIK tadi,” terang Nuriyah.

Kepala Dinas Sosial menambahkan ada sekitar 334.444 orang warga miskin  penerima JKN-KIS di Pandeglang yang NIK nya tidak sesuai, data tersebut ia peroleh dari pemerintah pusat.

“Kemungkinan pada tahun 2015 mereka tidak mau perekaman dan akhirnya turun dari Pusdatin data yang tidak bisa dibantu (diberhentikan sementara) karena NIK nya ga ada, semua bantuan ini berdasarkan NIK,” jelasnya.

Namun Nuriyah memastikan selama proses perbaikan NIK warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan bisa dilayani melalui SKM.

“Nanti kalau sudah diperbaiki akan kami setorkan lagi kesana (BPJS) untuk disahkan bahwa ini sudah diperbaiki dan perbaikannya hingga bulan Maret,” pungkasnya.(Red/bbs)


Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya" (Al Qur'an, surat Al Hijr: 9)

Berita Terbaru

Opini

+