• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Pupuk Kujang Capai Target 2016

    Senin, 02 Januari 2017

    KARAWANG, KarawangNews.com – Di akhir tahun 2016 ini PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) menyatakan kinerja produksi PKC dapat dicapai dengan baik, sampai akhir tahun 2016 produksi pupuk urea mencapai 954.370,47 ton atau 98,90% dari target RKAP sebesar 965.000 ton, Amonia sebesar 610.610,34 ton atau 95,71% dari target RKAP sebesar 638.000 ton dan hasil produksi pupuk NPK mencapai 103.044 ton atau 60,61% dari target RKAP sebesar 170.000 ton.

    Hal itu diungkapkan Manajer Humas PT. Pupuk Kujang, Ade Cahya Kurniawan, Minggu (1/1/2017). Penyerapan pupuk oleh petani untuk tanaman pangan di tahun 2016, pupuk urea sebanyak 635.737,15 ton atau 96,69% dari target RKAP sebesar 657.508 ton, pupuk Organik 24.206,02 ton atau 86,33% dari target RKAP sebesar 28.000 ton.

    Sedangkan penyaluran NPK bersubsidi di Jawa Barat dan Banten, PKC telah menyalurkan sebanyak 94.653,75 ton atau 99,64% dari target RKAP sebesar 95.000 ton.

    Selain itu, mengenai ketersediaan pupuk untuk kebutuhan petani diawal tahun 2017 mencukupi. Posisi stok pupuk urea bersubsidi pada akhir tahun 2016 di gudang lini II produsen dan gudang lini III distributor sebanyak 67.907,24 ton atau 126,28% dibandingkan dengan kebutuhan pupuk urea bersubsidi dua minggu kedepan sebesar 53.774,90 ton, tambah Ade

    Diawal musim tanam 2016-2017 ini PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) terus berusaha penuhi kebutuhan petani, meski pada tahun 2016 lalu banyak kendala dilapangan seperti jalur transportasi yang rusak dan banjir akibat cuaca hujan yang tinggi.

    Walau demikian, PKC berupaya memenuhi semua kebutuhan pupuk urea di wilayah tanggung jawabnya yaitu Jawa Barat dan Banten sesuai kebutuhan dan alokasi yang ditetapkan Peraturan Gubernur (pergub) dan Peraturan Bupati (perbub) serta melakukan berbagai upaya lain guna memastikan sampai ke tangan petani.

    Terkait dengan produk non subsidi perusahaan, Ade Cahya menjelaskan pihaknya baru-baru ini telah meluncurkan produk non subsidi pupuk NPK Kujang 30:6:8. Saat ini pupuk NPK sangat digemari petani karena praktis penggunaannya dan telah memenuhi kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

    Dengan menggunakan pupuk majemuk NPK Kujag 30:6:8 membuat biaya usaha tani lebih rendah, karena lebih efisien, hemat dan praktis. Dengan kandungan unsur hara makro yang lengkap dengan Nitrogen 30, Fosfat (P2O5) 6 dan Kalium (K2O) 8 ditambah Organik, penggunaan pupuknya tidak perlu lagi dicampur pupuk tunggal lainnya.

    Pupuk majemuk NPK Kujang 30:6:8 sudah dilengkapi unsur hara yang dibutuhkan tanaman dan mengandung bahan organik, sehingga membuat sifat fisik tanah menjadi gembur dan mendukung pertumbuhan akar.

    PKC juga memproduksi produk-produk berkualitas lainnya dalam bentuk kemasan ritel antara lain Pupuk Jeranti untuk tanaman buah-buahan, Pupuk Bion-Up untuk tanaman Hortikultura, Benih hortus cabai dan tomat, benih pareku, dan masih banyak lagi produk ritel lainnya dengan kemasan yang kecil (5 kg).

    Pada tahun 2016, selain upaya pemenuhan kebutuhan petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan dalam menjalankan bisnisnya PKC meraih berbagai prestasi dan penghargaan antara lain dibidang lingkungan memperoleh penghargaan PROPER Kategori Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup, Penghargaan Industri Hijau dari Kemenperin, Penghargaan CSR Jabar dan hasil Survey Kepuasan Lingkungan mencapai skor 92,61 dengan kategori Sangat Puas.

    Dibidang Manajemen Mutu memperoleh penghargaan SNI Award dengan peringkat Gold dari Menristek Dikti, Penghargaan BUMN Branding & Marketing Award 2016 dengan kategori Best Product Development, mempertahankan Sertifikasi 1SO 9001, SML 14001 dan SMK3, serta meraih prestasi di ajang Temu Karya Mutu XX dengan penghargaan predikat platinum oleh gugus reaktor Pupuk Kujang.

    "Keberhasilan perusahaan dalam menghadapi tantangan di tahun 2016 dan pencapaian prestasi serta penghargaan yang telah diraih semoga menjadi pendorong untuk kemajuan yang lebih baik bagi PT Pupuk Kujang ditahun mendatang," kata Ade. (rls)

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Jika engkau mengikuti (kemauan) kebanyakan orang (kafir) di bumi ini (dalam urusan agama), niscaya mereka akan menyesatkan dari jalan Allah. Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka hanyalah kebohongan" (Q.S Al-An'am Ayat 116)

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +