Progresif.id - Di moment tahun baru Islam ini fokus pada evaluasi diri atau muhasabah, tahun hijrah ini merupakan semangat menjadi pribadi yang lebih baik. Hal ini disampaikan Ketua Badan Kehormatan DPRD Jawa Barat, Sabil Akbar.
"Ini adalah mement untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan kualitas ibadah, sesuai dengan makna hijrah Nabi Muhammad SAW," kata Sabil Akbar, Selasa (16/6/2026).
Diakui, pergantian tahun adalah pengingat jatah usia di dunia semakin berkurang. Untuk itu, dia mengajak agar seluruh muslim merenungkan amalan baik dan buruknya.
Semangat hijriah ini bukan sekedar berpindah tempat, tanggal atau tahun, tetapi merupakan tekad berubah dari perilaku yang dilarang Allah menuju ketaatan.
"Jadikan tahun ini titik tolak untuk memperbaiki diri, keluarga dan lingkungan," jelasnya.

