-->

Iklan

'Djoerig Salawe', Kisah Nyata Horor Togel yang Difilmkan

Minggu, 01 Maret 2020
KARAWANG  -Jurig atau Djoerig sudah banyak dipahami sebagai makhluk halus yang biasa diucapkan orang Sunda, jurig juga adalah memedi atau setan secara umum, penampakannya bisa juga berupa pocong.

Di daerah lain ada yang menyebut kuntilanak, kuyang, wewe gombel, leak, jenglot, genderuwo dan lain sebagainya.

Sedangkan kata 'Salawe' berarti 'duapuluh lima' atau 'dua lima', kalimat 'Jurig Salawe' atau 'Setan Duapuluh Lima' tentu tidak diartikan harafiah demikian, duapuluh lima adalah angka togel atau toto gelap yang keluar dari undian atau nomor yang dipasang dalam permainan atau perjudian pada masanya.

Di tahun 1970-1980-an, togel menjadi salah satu cara mendapatkan hadiah uang dan banyak cara memenangkan undian tersebut. Diantaranya melalui tanda-tanda yang ditemui seseorang.

Kadang yang tak terbiasa menganggapnya ada sedikit 'kegilaan' dari permainan togel ini. Bahkan, mimpi saja bisa diterjemahkan menjadi angka-angka yang harus dipasang pada undian togel dan diyakini bakal memenangkan uang yang jumlahnya lumayan banyak.

Tak hanya itu, nomor mobil lewat di depan mata dan berasa ada 'feeling' bisa dipasang jadi angka togel. Parahnya lagi, ucapan orang gila pun dipercaya bakal menjadi angka togel yang layak dipasang.

Di film Djoerig Salawe, komunikasi atau perantara melalui memedi menjadi cerita film. Pada masanya, orang-orang tertentu dianggap lazim berburu jurig yang mau memberi nomor undian.

Salah satu tokoh dalam film Djoerig Salawe mengalami kejadian nyata, bahkan keluarganya bisa memenangkan permainan togel berkali-kali dan jurig menjadi perantaranya.

Duapuluh lima adalah angka pertama yang memenangkan permainan togel. Kisah nyata ini kemudian dilayarfilmkan.

Melalui poster dan teaser film Djoerig Salawe yang dirilis Rabu (12/2/2020), sudah bisa dilihat kelucuannya. Sekaligus atmosfer kisah horor yang terinspirasi dari peristiwa nyata di tahun 1980-an tersebut.

Peristiwa meminta nomor kepada jurig dialami oleh sang tokoh dan keluarganya. Ia bisa memenangkan permainan togel hingga enam kali.

Banyak yang tidak percaya, tapi lebih banyak lagi orang-orang melakukan cara-cara yang sama dalam mendapatkan nomor togel melalui peratara jurig, bisa enam kali menang dalam permainan togel adalah kejadian langka dan sulit dipercaya.

Judul film ini pakai ejaan lama 'Djoerig', sebab dianggap kata yang seksi juga mereferensi peristiwa atau kejadian populer di tahun 1970-an dan di tahun 1978 itulah kejadian nyata ini terjadi.

Sinopsis

Dua jawara desa – Adang dan Asep -- bersaing menjadi calon lurah, meskipun Adang menang, ia malah bangkrut dan ditinggal istri. Sementara Asep justru makin kaya raya, bahkan mampu melunasi hutang Adang.

Dari cerita Ujang, Adang tahu Asep mendapatkan kekayaan melalui dukun Rojan, maka Adang pun meminta Rojan agar memenangkan judi togel. Rojan menyanggupi setelah Adang menawarkan jabatan wakil lurah.

Tak cuma bersaing memperebutkan jabatan lurah, Adang dan Asep juga bersaing memikat hati Mince, tapi ibunya Mince, Bu Iroh mengingatkan, Adang dan Asep bukanlah lelaki baik dan keduanya sudah beristri.

Desa gempar ketika teror setan pocong merebak, tak hanya pocong, muncul babi ngepet dan tuyul yang menjadi pertanda bahwa ada warga yang memelihara memedi untuk mendapatkan kekayaan.

Film Produksi MBK Pictures
Djoerig Salawe merupakan film kelima MBK Pictures, ceritanya sangat unik dan merupakan kejadian nyata yang dialami oleh salah satu tokoh dalam film ini, Djoerig Salawe juga menjadi film komedi horor yang didukung bintang-bintang komedi dan stand-up populer.

Film Djoerig menawarkan kelucuan, komikal maupun slapstick, plus adegan-adegan penuh ketegangan dan mengejutkan, beberapa adegan bahkan merupakan 'set-piece jump-scare' yang akan mengagetkan penonton, beberapa adegan bakal mampu membuat penonton tercekat di kursinya.

Djoerig Salawe menjadi film horor yang sangat menghibur dengan segala kelucuan para bintang komedi yang terlibat. Sebut saja peran lurah yang dimainkan Joe P Project, Anyun maupun Aming.

Belum lagi kelucuan Fico Fachreza, Mongol maupun Babe Cabita, juga bintang-bintang jelita seperti Nadine Alexandra, Mega Carefansa, juga Gabriella Desta.

Djoerig Salawe juga menarik, karena film diproduksi berdasarkan peristiwa yang pernah terjadi, kejadian nyata ini dialami salah satu tokoh yang ikut bermain di film ini.

Peristiwa yang berbau supranatural ini sangat unik dan menarik, sangat lekat dengan budaya-budaya masyarakat yang suka datang ke dukun, yang masih mempercayai peristiwa-peristiwa mistis. Bermain togel, bermain tebakan angka yang sangat populer pada masanya.

Di Djoerig Salawe, permainan angka didapat dari komunikasi dengan makhluk halus, awalnya ada rasa tidak percaya bisa memenangkan permainan angka berkali-kali dan komunikasi dengan jurig juga bukan keniscayaan. Atas dasar kisah nyata ini, film Djoerig Salawe diproduksi.

Djoerig Salawe tak hanya menjadi film komedi horor yang menghibur, ada moral story yang bisa disaksikan melalui film ini. Kekayaan atau harta yang didapat lewat cara-cara tidak wajar akan berakhir dengan cara tidak wajar pula. Kisah tokoh yang mengalami peristiwa nyata ini pun mengalami hal buruk dalam perjalanan hidupnya.

Penasaran ingin melihat film dari kisah nyata ini, tonton saja mulai 26 Maret 2020 di bioskop XXI di Karawang. Selain terhibur, tiket menonton bisa diundi berhadiah umroh. (rls/spn)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya" (Al Qur'an, surat Al Hijr: 9)

Berita Terbaru

Opini

+