Progresif.id – Pimpinan Cabang (PC) Al Irsyad Al Islamiyyah Kabupaten Karawang, Irvan Sungkar menyampaikan, apresiasi atas sikap tegas Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang menyatakan Kabupaten Karawang tidak memberikan ruang bagi praktik maupun aktivitas yang berkaitan dengan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).
Dia menilai, pernyataan tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat Karawang yang dikenal sebagai daerah religius dan memiliki identitas kuat sebagai kota santri.
“Kami mengapresiasi sikap dan pernyataan Bupati Karawang. Karawang merupakan kota santri yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moral dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Pernyataan tersebut muncul setelah beredarnya sebuah video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta sesama jenis di salah satu tempat hiburan malam di Karawang.
Video tersebut menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat dan memunculkan berbagai respons dari tokoh masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan Islam.
Menurut Irvan, fenomena tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, karena dinilai bertentangan dengan nilai-nilai agama, budaya dan norma sosial yang selama ini dijunjung oleh masyarakat Karawang.
Kata Irvan, PC Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang mendorong pemerintah daerah untuk menegakkan peraturan yang berlaku, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga ketertiban sosial dan nilai-nilai moral di tengah masyarakat.
“Kami mendorong pemerintah untuk menegakkan aturan yang berlaku, kami juga meyakini bahwa berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi Islam, memiliki komitmen yang sama dalam menjaga nilai-nilai moral dan religius yang menjadi karakter masyarakat Karawang,” jelasnya.
Dikatakan Irvan, Al Irsyad menilai pentingnya peran keluarga, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam memperkuat pembinaan keagamaan serta pendidikan karakter bagi generasi muda.
Organisasi tersebut juga mengajak masyarakat untuk senantiasa memperkuat keimanan, memperkokoh ketahanan keluarga, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Karawang untuk terus memperkuat keimanan dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam keluarga maupun lingkungan sosial. Peran keluarga sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berpegang teguh pada ajaran agama,” ucap Irvan.
Dengan sikap tersebut, PC Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang berharap sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menjaga kondusivitas serta karakter religius di Kabupaten Karawang.

