• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Pupuk Kujang Tanam 1.000 Pohon dan Bangun Taman Edukasi di Sungai Citarum

    Selasa, 08 Juni 2021

    KARAWANG, Progresif.id – Senin (7/6/2021), PT Pupuk Kujang Cikampek, Jawa Barat menaman sebanyak 700-an pohon di bantaran Sungai Citarum wilayah Rengasdengklok, Karawang, anggota holding Pupuk Indonesia ini berkomitmen melakukan restorasi ekosistem alam.

    Direktur Utama Pupuk Kujang, Maryadi menjelaskan, dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Pupuk Kujang menyelenggarakan Kujang Environment Festival (KURVA) 2021. 

    Program itu berisi serangkaian kegiatan, diantaranya penanaman 1.000 pohon di bantaran Sungai Citarum, webinar dan perlombaan di bidang lingkungan serta  Satu Karyawan Satu Pohon (Sakasapo).

    Kata Maryadi, penanaman pohon ini bukan sekedar memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, melainkan demi menyelamatkan bantaran Sungai Citarum dan menambah 'green publlic space' atau ruang terbuka hijau untuk masyarakat. 

    Jenis pohon yang ditanam yaitu pohon buahan, diantaranya durian, mangga ternasuk rambutan, pohon tersebut akan ditanam melalui program Sakasapo atau satu karyawan satu pohon. 

    "Dengan jumlah karyawan Pupuk Kujang yang lebih dari 1.000 orang, kemungkinan penanamannya akan lebih dari 1.000 pohon," jelasnya.

    Lebih lanjut Maryadi menjelaskan, manfaat menanam pohon di bantaran sungai ini untuk mencegah banjir, sebab bisa mengurangi ketinggian banjir hingga 20 persen. 

    "Pohon sifatnya menyerap air, sehingga  bisa menyerap air saat air Citarum sedang tinggi. Selain itu, buah dari tanaman ini bisa bermanfaat untuk pengunjung dan warga sekitar," kata Maryadi. 

    Selain menanam ribuan pohon, Pupuk Kujang memulai pembuatan fasilitas rekreasi dan edukasi. Pada Senin ini, Dirut Pupuk Kujang memulai peletakan batu pertama pembuatan  'jogging track', taman, hidram, bio reaktor, hingga pembangkit listrik hybrid. 

    "Kedepannya ini akan jadi taman edukasi ramah lingkungan yang berfungsi sebagai 'green public space' untuk masyarakat sekaligus melakukan konservasi sumber daya alam dengan program-program yang baik," ujar Maryadi. [rls/spn]
    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Jika engkau mengikuti (kemauan) kebanyakan orang (kafir) di bumi ini (dalam urusan agama), niscaya mereka akan menyesatkan dari jalan Allah. Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka hanyalah kebohongan" (Q.S Al-An'am Ayat 116)

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +