Iklan




Uang Pangkal Unsika Mahal Rp40 Juta, Jimmy Tegur Rektor

Kamis, 10 September 2020

KARAWANG, Progresif.id - Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) angkat bicara terkait uang pangkal di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Jawa Barat mencapai Rp40 juta.

Dia meminta rektor Unsika transparan menjelaskan peruntukan uang pangkal Rp40 juta yang kini banyak dikeluhkan orangtua mahasiswa.

"Rektor agar terbuka kepada publik (peruntukan uang pangkal Rp40 juta, red) jika tidak maka kami dan orangtua mahasiswa akan menyampaikan hal ini ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim," kata Jimmy, melalui pesan suaranya, Kamis (10/9/2020) sore.

Diakuinya, orangtua mahasiswa mendaftarkan putra-putrinya ke Unsika atas pertimbangan hemat biaya pendidikan, terpenting yaitu putra-putri mereka bisa menjadi generasi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa di masa mendatang.

Namun, uang pangkal sebesar Rp40 juta tersebut sangat mengejutkan dan dianggap memberatkan. 

"Saya sangat keberatan dengan uang pangkal yang mahal itu," ucap Jimmy, yang mencalonkan diri bupati Karawang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini.

Diketahui, Unsika berubah status dari perguruan tinggi swasta menjadi perguruan tinggi negeri pada 6 Oktober 2014 lalu, sesuai Perpre RI Nomor 123 Tahun 2014 tentang pendirian Universitas Singaperbangsa Karawang. [spn]

Kolom netizen >>>

Buka kolom netizen

Lentera Islam


"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, bagai sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai. Pada tiap tangkai itu berbuah seratus biji dan Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia yang luas, lagi Maha Mengetahui" (Q.S. 2 Al-Baqarah,: 261)

Berita Terbaru

Kesehatan

+