• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kanal Video

    Translate

    Disdikbud Karawang Akui Proyek Rehab SDN Balonggandu IV Lambat Belum Tuntas

    Jumat, 06 November 2026

     

    Proyek rehabilitasi SDN Balonggandu IV, Desa Balonggandu, Jatisari, Karawang. terbengkalai genteng dan lisplang belum terpasang.


    ‎Progresif.id – Kacau! Proyek rehabilitasi SDN Balonggandu IV, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, senilai Rp394,5 juta belum tuntas meski batas waktu pengerjaan berakhir pada 14 Oktober 2026.

    ‎

    ‎Penjaga sekolah, Slamet (50), mengeluhkan lambannya pengerjaan proyek tersebut. Setelah sekitar empat bulan berjalan, sejumlah bagian bangunan masih belum diselesaikan.

    ‎

    ‎"Sudah sekitar empat bulan, tetapi hasil pekerjaannya baru seperti ini. Gentengnya juga masih ada yang belum dipasang. Sebenarnya pekerjaan ini sudah selesai atau bagaimana?" kata Slamet kepada wartawan, Jumat (6/11/2026) siang.

    ‎

    ‎Ia mengatakan, kondisi bangunan juga dikhawatirkan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Saat hujan, air masih masuk ke dalam ruang kelas.

    ‎

    ‎"Kemarin waktu hujan, air masuk ke dalam. Bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman kalau kondisinya masih seperti ini?" ungkapnya.

    ‎

    ‎Selain genteng, pemasangan lisplang juga belum selesai meski materialnya sudah tersedia di lokasi. Slamet menyebut pekerja proyek beberapa kali berganti.

    ‎

    ‎Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan rehabilitasi sedang/besar ruang kelas sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang.

    ‎

    Rangka atap baja dan genteng belum dipasang hingga saat ini di SDN Balonggandu IV, Jatisari, Karawang.


    ‎Proyek dengan nilai kontrak Rp394.542.000 itu dikerjakan CV Sinar Mulia Konstruksi. Kontrak bernomor 000.3/02/SPK.REH.01.53/SARPRAS/VIII/2026 ditandatangani pada 17 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender atau berakhir 14 Oktober 2026.

    ‎

    ‎Kabid Sarpras Disdikbud Karawang, Dede Pramiadi, membenarkan adanya keterlambatan pengerjaan proyek tersebut. Ia memastikan pihak pelaksana akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan.

    ‎

    ‎"Memang ada keterlambatan pekerjaan. Untuk keterlambatan tersebut, sudah pasti akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan," kata Dede.

    ‎

    ‎Menurutnya, pekerjaan mencakup beberapa bagian dalam satu lokasi. Namun, dua bangunan yang dikerjakan pun masih belum rapi dan terdapat bagian yang belum terpasang.

    ‎

    ‎Ia mengatakan, pihak dinas telah memberikan teguran kepada pelaksana. Pihak kontraktor juga telah menyampaikan rencana untuk kembali melanjutkan pekerjaan pada Sabtu (7/11).

    ‎

    ‎"Kita akan tunggu realisasinya dan memastikan apakah benar pekerjaan dilanjutkan besok. Pengawas juga sudah kami instruksikan untuk mengawal dan memantau penyelesaian pekerjaan tersebut," tegasnya. [Sky]


    ‎

    Kolom netizen

    Buka kolom netizen

    GoAds

    Lentera Islam


    Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. (QS. Al Baqarah: 212)

    Berita Terbaru