Progresif.id – Kondisi jalan beton di Kampung Nagrak, Desa Karangjaya, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dikeluhkan warga setelah mengalami kerusakan setelah dilintasi alat berat jenis beko tanpa dilengkapi pengaman rubber pad atau bantalan karet.
Kerusakan tersebut memicu reaksi warga karena jalan beton yang seharusnya menjadi akses penunjang aktivitas masyarakat justru mengalami kerusakan setelah dilalui alat berat.
Seorang warga Karangjaya, Ewok, mengatakan, beko yang melintas di lokasi diduga tidak menggunakan bantalan karet sebagai pelindung permukaan jalan.
“Beko itu melintas tanpa menggunakan bantalan karet, sehingga jalan beton mengalami kerusakan,” kata Ewok.
Ia berharap pihak terkait segera mengambil langkah perbaikan agar kondisi jalan kembali layak dilalui dan kerusakannya tidak semakin meluas.
Senada, Kepala Desa Karangjaya, Abdilah Julkarnaen, menegaskan, kerusakan jalan tersebut harus menjadi tanggung jawab pihak yang menggunakan alat berat.
"Jalan beton itu harus diperbaiki seperti semula oleh pihak yang bertanggung jawab, mau diaspal atau dibeton, yang penting hasilnya rapi," tegas Abdillah.
Sementara itu, Yusuf selaku pelaksana pekerjaan yang menggunakan alat berat tersebut menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan akan melakukan perbaikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Yusuf untuk ditindaklanjuti agar akses jalan warga Kampung Nagrak kembali dalam kondisi baik. [Sky]
