• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Translate

    Kanal Video

    Pengawasan DPRD Jabar di Karawang, Aspirasi Petani Soal Irigasi Mengemuka

    Jumat, 22 Mei 2026
    Sabil Akbar, M.IP (tengah) didampingi Kades Karyamukti, Siti Rohimah. (kiri)


    Progresif.id – Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus anggota Komisi I DPRD Jabar Fraksi Partai NasDem, Sabil Akbar menggelar kegiatan Pengawasan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 di Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Jumat (22/5/2026) siang.


    Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Karyamukti, aparatur desa, Karang Taruna, tokoh masyarakat, warga setempat, UPTD Pengelolaan Pertanian Kecamatan Lemahabang, serta sejumlah kepala desa di wilayah sekitar.


    Dalam agenda pengawasan itu, Sabil menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran pemerintah daerah dan desa agar tepat sasaran, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.


    Kepala UPTD Pengelolaan Pertanian Kecamatan Lemahabang, Dedi saat menyampaikan aspirasi.


    Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari penguatan UMKM hingga perbaikan tanggul saluran air sekunder untuk mendukung kebutuhan pertanian.


    Kepala Desa Karyamukti, Siti Rohimah mengapresiasi kehadiran Sabil Akbar di tengah masyarakat. Ia berharap usulan pembangunan saluran sekunder pertanian dapat segera direalisasikan.


    “Terima kasih kepada Pak Dewan Sabil. Kami mengusulkan pembangunan saluran sekunder pertanian agar segera direalisasikan karena sangat dibutuhkan petani,” ujarnya.


    Menurut Siti, saluran air di wilayah Pondok Barat memiliki panjang hampir 200 meter dengan lebar sekitar 2 meter dan berfungsi mengairi lahan pertanian di sejumlah desa.


    “Harapannya beliau bisa mendorong agar pembangunan ini segera terwujud,” tandasnya. [Sky]

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Sesungguhnya sedekah dapat memadamkan murka Allah dan menghindarkan dari kematian yang buruk." [HR. Tarmidzi]

    Berita Terbaru