• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Translate

    Kanal Video

    445 Jemaah Haji Karawang Kloter 16 Diberangkatkan, Bupati Aep Ingatkan Jaga Kesehatan

    Senin, 11 Mei 2026


    Progresif.id – Suasana haru dan penuh doa mewarnai pelepasan 445 jemaah haji asal Kabupaten Karawang yang tergabung dalam Kloter 16 musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kompleks Islamic Center Masjid Al-Jihad Karawang, Minggu (10/5/2026) malam.


    Keberangkatan para tamu Allah tersebut dilepas langsung Bupati Karawang, Aep Syaepuloh bersama jajaran pemerintah daerah dan keluarga jemaah yang turut mengantar.


    Dalam Kloter 16 ini, sebanyak 441 calon jemaah haji didampingi empat petugas yang akan membantu pelayanan dan pembimbingan ibadah selama berada di Tanah Suci.


    Usai prosesi pelepasan, para jemaah diberangkatkan menggunakan armada bus menuju Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi.


    Jemaah tertua pada kloter ini tercatat atas nama Saum Marsin (82), warga Dusun Borontok Barat, Desa Sindangsari, Kecamatan Kutawaluya. Sedangkan jemaah termuda yakni Ahmad Hanif Ramadhan (19), warga Desa Kalikalapa, Kecamatan Telukjambe Timur.


    Bupati Aep berpesan agar seluruh jemaah menjaga kondisi kesehatan dan stamina selama menjalankan rangkaian ibadah haji.


    “Ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Saya berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan, pola istirahat dan fokus beribadah agar seluruh rangkaian haji berjalan lancar,” ujar Aep.


    Ia juga mendoakan seluruh jemaah asal Karawang diberikan keselamatan, kemudahan selama beribadah di Tanah Suci serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji mabrur.



    Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan pelayanan terbaik guna menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi seluruh jemaah asal Karawang. [*]

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Sesungguhnya sedekah dapat memadamkan murka Allah dan menghindarkan dari kematian yang buruk." [HR. Tarmidzi]

    Berita Terbaru