-->

Iklan

Banyak Pelanggar PSBB, Tim Covid-19 Perketat Operasi

Sabtu, 09 Mei 2020

INDRAMAYU, Progresif.id - Sejumlah warga di  Indramayu, Jawa Barat masih belum mematuhi peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), diantaranya tidak menggunakan masker ketika berboncengan motor dan mobil, juga minimnya 'physical distancing'.

"PSBB di hari ketiga ini masih banyak pelanggaran yang ditemukan, maka kita   langsung menggerakan tim untuk melaksanakan operasi Covid-19 dengan sasaran para pelanggar PSBB," kata Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu, yang juga Kordinator Bidang Logistik Penyiapan Potensi Sumber Daya Daerah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Maman Kostaman, Sabtu (9/5/2020).

Tim gabungan ini selama tiga hari akan melakukan operasi di 7 titik, yakni pertigaan Terminal Sindang, Simpang 5, bunderan Kijang, perempatan Paoman, jembatan Cimanuk, depan Toserba Surya Jatibarang, dan depan SMPN 1 Jatibarang. 

"Pelaksanaan PSBB ini kita terus evaluasi setiap harinya, sehingga diharapkan benar-benar berdampak pada penurunan pandemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu," jelasnya.

Waka Polres Indramayu, Kompol Nandang Suhendar menjelaskan, operasi penertiban bagi pelanggar PSBB ini merupakan operasi simpatik dan humanisme. 

Bagi pelanggar yang tidak kenakan masker akan dikasih masker, pelanggar yang berboncengan diturunkan dan penumpang yang di dalam mobil akan dipindahkan ke belakang sesuai ketentuan.

Hal sama dikatakan Kasdim 0616 Indramayu, Mayor Inf Rukhiyat, dengan adanya operasi simpatik ini diharapkan warga masyarakat dapat mematuhi apa yang sudah tertuang dalam PSBB ini. 

"Agar PSBB berhasil, maka dibutuhkan disiplin dari kita semua baik pemerintah maupun masyarakat dan unsur lainnya," katanya. [rls/spn]

Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya" (Al Qur'an, surat Al Hijr: 9)

Berita Terbaru

Opini

+