Iklan

Kader PKS Karawang Iuran Baksos Covid-19, Terkumpul Rp455 Juta

Sabtu, 09 Mei 2020

KARAWANG, Progresif.id - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Karawang, Jawa Barat hingga Jum'at (8/5/2020) masih menyalurkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak Covid-19, nilai bantuan dari partai ini total Rp455.495.000 dari iuran seluruh kader dan simpatisan PKS Karawang.

"Uang itu berasal dari 'papatungan' (iuran, red) seluruh kader dan simpatisan PKS Karawang, mulai dari anggota dewan pusat, provinsi, kabupaten, juga para pengurus struktur DPD, DPC, ini non APBD," kata Ketua DPD PKS Karawang, Dedi Sudrajat, Jum'at sore.

Bakti sosial (baksos) untuk warga terdampak Covid-19 ini berupa uang tunai, beras asli Karawang yang dibeli dari petani Karawang sekitar 15,5 ton. DPD PKS Karawang juga memberikan Alat Pelindung Diri (APD) ke rumah sakit dan klinik kesehatan berupa masker, hand sanitizer, sarung tangan, helm, baju hazmat dan kaca mata medis.

"Kita bagikan ribuan paket sembako sebagai bantuan ekonomi, juga alat semprot dan cairan idsinfektan, termasuk bantuan benih sayuran dan tanaman horti panen pendek," kata Dedi.

Program ini, sambung Dedi, bernama Program Ta'awun atau saling menolong, program ini untuk membantu menanggulangi wabah Covid19, mencegah penyebaran dan membantu masyarakat terdampak.

"Tidak hanyak masyarakat terdampak ekonomi saja yang kami bantu, kami juga pernah membantu keluarga yang diasingkan oleh warga sekitar, karena kepala keluarganya  positif Covid-19 dan sedang menjalani karantina di rumah sakit," ucapnya. [rls/spn]

Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru