Iklan




Di Tengah Wabah Corona, Pemuda Bandung Ini Gelar Aksi Tolak RUU Omnibuslaw

Selasa, 24 Maret 2020
BANDUNG - Aksi menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibuslaw tak harus turun ke jalan dan bersuara lantang, seperti yang dilakukan 60 massa yang tergabung dari Komunitas Perpustakaan Jalanan (Perjal) dan Komunitas Babakan Garut (Bagar), mereka menggelar aksi bersama di Babakan Garut Laswi, Kota Bandung, Rabu (18/3/2020).

"Kami menunjukkan kepada publik bahwa perlawanan terhadap RUU Omnibuslaw tidak mesti dengan turun aksi ke jalan, tetapi bisa melalui kegiatan positif lainnya," kata anggota komunitas Bagar, Ega.

Dia menuntut kepada pemerintah agar tidak mengesahkan RUU tersebut di tengah situasi darurat wabah Virus Corona saat ini. Dia juga meminta kepada masyarakat, agar tetap mengawal RUU tersebut.

"Diimbau kepada masyarakat Kota Bandung untuk tidak panik menghadapi isu Virus Corona dan tetap mengawal kebijakan RUU Omnibuslaw," tandasnya.

Aksi ini diisi dengan nyanyi bersama di panggung kecil Perpustakaan Jalanan, sambil menyuarakan penolakan RUU Omnibuslaw, juga berpesan kepada masyarakat agar jangan panik menghadapi wabah Corona. (rls/spn) 
Kolom netizen >>>

Buka kolom netizen

Lentera Islam


"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, bagai sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai. Pada tiap tangkai itu berbuah seratus biji dan Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia yang luas, lagi Maha Mengetahui" (Q.S. 2 Al-Baqarah,: 261)

Berita Terbaru

Kesehatan

+