• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Caleg NasDem M. Sowman Barkah Komitmen Berantas Narkoba dan Latih Lulusan Sekolah Prakerja

    Jumat, 22 September 2023
    M. Sowman Barkah (kiri) bersama peserta prakerja lulusan SMA-SMK Karawang, di acara penutupan pelatihan mesin injection molding serta peningkatan sumber daya manusia, Rabu (20/9/2023).


    Progresif.id - Calon legislatif (caleg) Dapil 6 DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat nomor urut 11 Partai NasDem, M. Showman Barkah komitmen memberantas narkoba dan membantu putra-putri lulusan sekolah mendapatkan 'skill' prakerja.


    "Selain soal narkoba, soal tenaga kerja pun akan jadi program kita, kita akan terus memikirkan lulusan sekolah agar memilki 'skill' menghadapi dunia kerja di industri," kata Sowman Barkah.


    Hal itu dikatakannya usai memberikan sertifikat pelatihan kerja mengoperasikan mesin injection molding, pelatihan ini kerjasama dengan PT Cahaya Nur Asnafa, yaitu perusahaan manufacture of injection and machining part sebagai tempat praktek, berlokasi di 3 Bisnis Center, Karawang, Jawa Barat beberapa hari kemarin.


    Kata Sowman, diposisi jabatannya saat ini sebagai Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Karawang, dia sudah melakukan sosialisasi pencegahan bahaya narkoba hampir menyeluruh ke semua wilayah di Kabupaten Karawang.


    "Kita sosialisasi narkoba ke daerah yang memang dikenal banyak pengguna dan pengedar narkoba di sana," ucapnya, menceritakan pernah mendapat intimidasi dari pengedar narkoba agar menghentikan sosialisasi bahaya narkoba kepada remaja di pedesaan.


    Namun begitu, bagi M. Sowman Barkah sosialisasi bahaya narkoba saja tidak cukup, sebab mayoritas remaja lulusan sekolah yang mengikuti sosialisasi narkoba justru mereka tidak terserap masuk kerja, padahal di Kabupaten Karawang berdiri dua ribu lebih pabrik tersebar di beberapa kawasan industri.


    "Dari hal itu, saya mencoba membuka pelatihan kerja mesin injection molding, supaya mereka punya wawasan dan keterampilan khusus agar diterima bekerja di industri," jelasnya.


    Kata dia, mereka yang mengikuti pelatihan mesin injection molding selama tiga hari 18-20 September 2023 sebagian besar pesertanya yang ikut sosialisasi bahaya narkoba di desanya masing-masing, yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.


    Materi yang diberikan pada pelatihan injection molding dan peningkatan sumber daya manusia kemarin, diantaranya overview of injection molding, tahapan dalam perekrutan karyawan, psikotes interview, dasar-dasar K3, juga tentang bahaya narkoba.


    Selain itu, materi lainnya yakni, membangun semangat enterpreneur, kultur manufaktur industri global, praktek lapangan mesin injection molding 100T 110T 160T 200T dan soft skill.


    Pelatihan mesin injection molding serta peningkatan sumber daya manusia yang sehat dan bersih narkoba di 3 Bisnis Center ini mendapat dukungan Dinas Tenaga Kerja, Kadin Indonesia dan beberapa perusahaan industri, diantaranya PT Shaqeena Pandu Sejahtera.


    Kemudian, PT Lentera Berkah Bersama, PT Aftech Rand Perkasa, PT Trijaya Teknik Karawang, PT Nippo Mechatronics Indonesia, PT Asama Indonesia Manufacturing, PT Siam Indo Concrete Products, PT Unicharm Indonesia, PT Nichirin Indonesia, PT Surya Moldtech dan Plasess Indonesia.


    Diakui M. Sowman Barkah, jika dia terpilih duduk di legislatif mendatang, dia akan fokus melakukan pencegahan narkoba dan melatih siswa lulusan SMA-SMK agar memiliki kompetensi unggul saat memasuki dunia kerja di industri.


    "Latihan mesin ini solusi bagi putra-putri Karawang, agar mereka siap memasuki dunia kerja di industri, generasi kuat, giat bekerja dan sehat tanpa narkoba," kata dia.


    Sementara itu, Denisa Dwi Rahayu (19) lulusan SMA Negeri 1 Klari yang mengikuti latihan mesin injection molding mengatakan, dia banyak menimba ilmu baru selama mengikuti pelatihan prakerja yang digagas Granat Kabupaten Karawang.


    "Menambah ilmu baru dan jadi tahu kerja di industri itu seperti apa, selama tiga hari kita mendapat materi terori dan praktek yang cukup banyak," jelasnya.


    Hal sama dikatakan Sitinainun Naja (18), melalui pelatihan ini dia mulai melek soal dunia kerja industri, para pemateri dengan jelas memberikan motivasi dan pengetahuan luas mengenai dunia kerja yang akan dia termpuh.


    "Jadi tahu persiapan sebelum masuk kerja, diberi pengetahuan ketika menghadapi ujian dan wawancara personalia," ucapnya.


    Sementara itu, Reinaldi Febiolan Sukri (18) yang baru lulus SMKN 3 Karawang mengatakan, meski dia kuliah di tahun ini, yang sudah mendapat wawasan soal mesin injection molding.


    Dia mengikuti pelatihan tiga hari ini dengan antusias, dia juga berharap supaya pelatihan ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi lebih sering dan rutin dengan program baru, agar bisa mencetak sumber daya manusia yang handal di dunia industri.

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Jika engkau mengikuti (kemauan) kebanyakan orang (kafir) di bumi ini (dalam urusan agama), niscaya mereka akan menyesatkan dari jalan Allah. Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka hanyalah kebohongan" (Q.S Al-An'am Ayat 116)

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +