• Jelajahi

    Copyright © Progresif.id - Berita Inspiratif
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Kapolres Nunukan Tendang Anak Buahnya, Terekam CCTV Jadi Viral

    Selasa, 26 Oktober 2021
    Kapolres Nunukan menendang anak buahnya. Foto dari tangkap layar video.

    Progresif.id - Rekaman CCTV di aula Polres Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara tersebar dan langsung viral di media sosial, dalam rekaman 44 detik itu terjadi adegan Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar menendang sambil melompat dan memukul anak buahnya sendiri, peristiwa ini disaksikan anggota polisi lainnya.

    Pada rekaman CCTV tersebut tertera tanggal 21 Oktober 2021, pukul 12.32 WITA. Kejadian berawal ketika korban berdiri di tengah ruangan, di balik meja yang berisi nasi tumpeng.

    Kemudian korban diminta bantuannya untuk menggeser meja tersebut oleh panitia acara, ketika dia mau menggeser meja tersebut, dia melihat atasannya mendekat, tetapi tidak mencurigai akan menerjangnya, sehingga terjangan tendangan pertama telak mengenai kaki kanannya.

    Tak hanya di situ, meski korban sudah sempoyongan akibat ditendang, Kapolres melayangkan pukulan telak mendarat di pelipis kanan kepala korban, meski dihujani tendangan dan pukulan, korban memilih jongkok tidak melakukan perlawanan, tapi ketika sedang jongkok, Kapolres masih terlihat emosi dan menendang mengenai iga kanan anak buahnya itu, hingga korban terguling di lantai.

    Setelah mendapat tendangan dan pukulan, korban terlihat merasakan nyeri di badan dan kepalanya, tetapi tetap merunduk dan tidak melakukan perlawanan, hingga seorang perempuan berseragam bhayangkari menarik Kapolres agar menjauhi korban.

    Beberapa anggota lalu mendekat dan Kapolres meninggalkan anak buahnya yang masih merasakan nyeri duduk di lantai, akibat serangan tersebut. Kejadian ini disaksikan sejumlah anggota polisi lainnya, termasuk seorang anggota Propam Polres Nunukan.

    Dilansir dari sejumlah media, terkait rekaman video yang viral di medsos tersebut, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol Bambang Kristiyono langsung menonaktifkan Kapolres Nunukan. 

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada rilis alasan Kapolres Nunukan menyerang anak buahnya. Kabar sementara, hal itu dilakukan Kapolres karena kecewa kepada korban, akibat sinyal zoom meeting lemah dan anak buahnya itu dianggap tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. [spn]

    Lihat videonya klik ini

    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    “Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat spesial, hari demi harinya, jam demi jam, menit demi menit bahkan detik demi detiknya sangat spesial. Semoga bulan ini benar-benar menggugah dan mengubah diri kita menjadi hamba yang benar-benar yakin kepada Allah, dan menjadi hamba yang penuh manfaat bagi makhluk-makhluk Allah lainnya. Selamat menikmati jamuan Allah di bulan Ramadhan ini dan semoga kita bisa benar-benar menjadi orang yang haqqul yaqin kepada Allah serta terpilih menjadi orang yang beruntung di bulan yang Suci ini' [Aa Gym]

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +