Iklan

Menekan Penyebaran Corona, Saan Mustopa Gencar Gelar Rapid Test

Sabtu, 16 Mei 2020

KARAWANG, Progresif.id - Untuk menekan penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa kembali menggelar rapid test bagi warga di Komplek Ponpes Mandalla Khair, Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2020) siang.


Rapid test gratis yang digelar Saan Mustopa ini dilaksanakan kontinu, untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan masyarakat telah terinfeksi virus Corona. Kata Saan, bagi yang reaktif positif rapid tesnya, disarankan mengisolasikan selama 14 hari.


"Kita sendiri yang harus menjaga kesehatan, Alhamdulillah hasil rapid test semuanya negatif Covid-19," kata Saan.


Usai rapid test, tiap warga menerima bingkisan sembako, termasuk perangkat sholat. Saan Mustopa berpesan, agar masyarakat tetap menjaga diri dari virus Corona dengan cara saling menjaga jarak dan pakai masker bila berada di luar rumah.


Rapid test ini dilaksanakan oleh empat tenaga medis dari RS Bayukarta Karawang, tiap warga diambil sampel darahnya untuk mengetahui Immunoglobulin G (IgG) dan Immunoglobulin M (IgM).


Seperti dijelaskan Wakil Direktur Umum RS Bayukarta, Yudha Dwi Putra, pada rapid test reses Saan Mustopa ini. Dia menjelaskan, pada rapid test ini, sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona.


Rapid test ini untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona, antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona.


Bila antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, maka tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. [spn]

Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru