Iklan

SBY Bangun Museum & Galeri Seni SBY-ANI di Pacitan

Jumat, 21 Februari 2020
PACITAN - Kamis (20/2/2020) Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertolak menuju Pacitan, Jawa Timur dalam rangka acara Groundbreaking pembangunan Museum & Galeri Seni SBY-ANI yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2020.

Acara Groundbreaking tersebut direncanakan akan dihadiri oleh keluarga, mantan pejabat pemerintah, menteri & wakil menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB), para tokoh masyarakat dari Pacitan serta para sahabat.

Museum dan Galeri Seni SBY-ANI yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Ploso, Pacitan, Jawa Timur akan dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektar. Sementara bangunan total museum dan galeri seni keseluruhan sekitar 7.500 m2.

"Konsepnya adalah ada bangunan yang merupakan bagian Museum Kepresidenan SBY dan ada pula bagian Galeri Seni Ani Yudhoyono, sehingga rencananya dinamakan Museum dan Galeri Seni SBY-ANI," kata Staf Pribadi SBY yang juga menjabat sebagai Direktur Museum dan Galeri Seni SBY-ANI, Ossy Dermawan.

Selain melakukan Groundbreaking Museum & Galeri Seni, kunjungan SBY ke kota kelahirannya kali ini adalah untuk menyaksikan Invitasi Bola Voli Pacitan, SBY Cup 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Februari 2020.

Dalam turnamen ini, klub bola voli binaan SBY, Lavani Cikeas, akan turut serta berkompetisi bersama 7 tim bola voli dari Pacitan, Ngawi, Magetan, Trenggalek, Ponorogo, Karanganyar dan Bojonegoro.

Kunjungan SBY ini akan menjadi yang pertama kali pulang ke kampung halamannya Pacitan pasca wafatnya istri tercinta Ani Yudhoyono pada bulan Juni 2019 lalu. (rls/spn)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru