Iklan

Antisipasi Tsunami, Jalur Evaluasi Pantai Banten Harus Diperbanyak

Minggu, 02 Februari 2020
Pasca tsunami Banten. (foto: net)
PANDEGLANG - Pandeglang merupakan daerah bencana potensi gempa bumi, secara geografis dibawahnya dilewati cincin api dan dekat dengan gunung merapi aktif, Krakatau, sehingga gempa bisa saja terjadi yang menyebabkan tsunami.

"Jalur evakuasi pantai sedikit, harus dibuatkan lagi bukit buatan di beberapa titik agar warga bisa lari menyelamatkan diri dari tsunami," kata bakal calon Bupati Pandeglang, Ferdi Ligaswara, Minggu (2/2/2020).
Ferdi Ligaswara.

Seperti diketahui, terakhir tsunami Banten terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 lalu, tsunami yang disebabkan oleh letusan anak Krakatau di Selat Sunda menghantam daerah pesisir Banten dan Lampung.

Sedikitnya 426 orang tewas dan 7.202 terluka, sedangkan 23 orang hilang akibat peristiwa ini. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami disebabkan pasang tinggi dan longsor bawah laut karena letusan gunung tersebut. (red)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru