Iklan

UMK Karawang Tetap Terbesar se-Jawa Barat

Sabtu, 23 November 2019
KARAWANG, KarawangNews.com - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Karawang tahun 2020 masih tetap yang terbesar di Jawa Barat, Rp4.594.324,54, UMK ini telah disetujui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ade Afriandi menyebutkan, Kamis (21/11/2019), Ridwan Kamil telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang berlaku mulai 1 Januari mendatang sebesar Rp1.810.351,36 melalui SK Gubernur Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 tentang UMP Jawa Barat 2020.

"UMK terbesar di Jawa Barat masih Kabupaten Karawang, kemudian disusul tetangganya Kota Bekasi yakni Rp4.589.708,90," kata dia.

Sedangkan UMK Kabupaten Bekasi Rp4.498.961,51, Kota Depok Rp4.202.105,87 Kota Bogor naik menjadi Rp4.169.806,58 dan Kabupaten Bogor Rp4.083.670,00.

Di Kabupaten Purwakarta, UMK sebesar Rp4.039.067,66, Kota Bandung Rp3.623.778,91 dan Kabupaten Bandung Barat Rp3.145.427,79. Kemudian, Kabupaten Sumedang Rp3.139.275,37, Kabupaten Bandung Rp3.139.275,37 dan Kota Cimahi Rp3.139.274,74.

Kabupaten Sukabumi Rp3.028.531,71, Kabupaten Subang Rp2.965.468,00, Kabupaten Cianjur Rp2.534.798,99, Kota Sukabumi Rp2.530.182,63, Kabupaten Indramayu Rp2.297.931,11 dan Kota Tasikmalaya Rp2.264.093,28.

Kabupaten Tasikmalaya Rp2.251.787,92, Kota Cirebon Rp 2.219.487,67, Kabupaten Cirebon Rp2.196.416,09, Kabupaten Garut Rp1.961.085,70, Kabupaten Majalengka Rp1.944.166,36, Kabupaten Kuningan Rp1.882.642,36, Kabupaten Ciamis Rp1.880.654,54, Kabupaten Pangandaran Rp1.860.591,33 dan terkecil Kota Banjar Rp1.831.884,83. (rls/spn)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru