-->

Iklan

Pertamina Tutup Kebocoran Pipa Minyak, DLHK Karawang Tunggu 'Recovery' Biota Laut

Senin, 23 September 2019
KARAWANG, KarawangNews.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, Drs. Wawan Setiawan menyebutkan, setelah selesai menyambung pipa yang bocor, selanjutnya Pertamina akan me-recovery kerusakan biota laut akibat tumpahan 'oil spill' di sepanjang pantai Karawang.

"Pertamina fokus menyelesaikan sumber kebocoran, setelah itu selesai, Pertamina akan menghitung ganti rugi kepada masyarakat juga me-recovery laut," kata Wawan, ditemui di kantornya, Senin (23/9/2019) siang.

Disebutkan Wawan, pada Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 10.30 WIB, Pertamina berhasil menyambung pipa di lokasi semburan kebocoran YYA 1 wilayah laut Cilamaya, maka dipastikan tidak ada lagi tumpahan minyak ke laut.

"Sekarang tinggal tugas me-recovery, menghitung kerusakan alam, seperti berapa pohon mangrove yang mati dan kerusakan ekosistem laut," jelasnya, usai konfirmasi dengan Pertamina via seluler.

Dengan begitu, Pemkab Karawang, kata Wawan, masih menunggu rilis resmi dari Pertamina terkait keberhasilan menyumbat kebocoran di YYA 1 juga soal ganti rugi bagi masyarakat dan lingkungan yang kena dampak tumpahan minyak.

Tercatat, sebanyak 10.271 orang di 20 desa dari 9 kecamatan se-Kabupaten Karawang yang sudah mendapat ganti rugi, mereka belum mendapat kompensasi, saat ini hanya uang 'ganjel' sebagai pengganti sementara penghasilan nelayan dan petambak yang berkurang akibat pencemaran minyak di laut. (spn)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya" (Al Qur'an, surat Al Hijr: 9)

Berita Terbaru

Opini

+