Iklan

Hodijah Sujana Ikut Meriahkan Tahun Baru Hijriah

Rabu, 12 September 2018
KARAWANG, KarawangNews.com - Calon legislatif DPRD Kabupaten Karawang Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Hj. Hodijah Sujana ikut berpartisipasi memeriahkan tahun baru 1440 Hijriah di Masjid Asyujaul Mubarok Kampung Cilogo, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta, Senin (10/9/2018) malam.

Sebanyak 1.000 lebih massa melakukan pawai obor dan takbir keliling kampung di dua desa, Desa Medangasem hingga Desa Kampungsawah, masih di kecamatan yang sama. Pawai obor ini memenuhi seluruh badan jalan, anak-anak dan dewasa dengan suka cita berjalan kaki hingga belasan kilometer.

"Saya ikut partisipasi memberi kelengkapan dan konsumsi bagi masyarakat setempat untuk memeriahkan tahun baru kita ini, Insya Allah ini memang menjadi rutin tahunan kita dan saya selalu ada untuk masyarakat," kata Hodijah.

Acara akbar pawai obor ini pun dimeriahkan drum band Ponpes Nurussalam Jayakerta dan sekitarnya, juga para tokoh masyarakat setempat yang membuat keranda mirip masjid dan unta.

Sebelum pawai obor, usai sholat Ashar berjamaah di Masjid Asyujaul Mubarok, bersama-sama melaksanakan doa menutup lahir tahun dan doa menyambut tahun baru. Doa bersama ini pun dihiasi tausiyah tentang makna tahun baru bagi Islam.

Kemeriahan malam tahun baru tak hanya di kampung tersebut, sejumlah masyarakat muslim se-Kabupaten Karawang menyambut pergantian tahun baru Hijriah dengan pawai keliling sambil takbir dan sholawatan. Pada jam bersamaan, usai Maghrib ini Isya, jalan raya di Rengasdengklok dan sejumlah ruas lainnya lumpuh total. (spn)



Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru