Iklan

HKTI Bagikan 500 Cetok ke Petani Karawang

Minggu, 01 Oktober 2017
KARAWANG, KarawangNews.com - Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Karawang menggelar Sarasehan Kaum Tani yang bertajuk "Suara Petani Dari Kota Pangkal Perjuangan" Sabtu (30/9/2017) di Karawang.

Kegiatan yang dipadukan dengan Peringatan Hari Tani Nasional itu diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI yang diwakili oleh Pahotan Sihotang dan Betty Dona Siahaan yang diberikan kepada Ketua HKTI Karawang Indriyani, ST dan perwakilan kelompok tani serta penyerahan 500 caping (cetok) secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani.

Dalam kegiatan sarasehan tersebut diahadiri oleh beberapa narasumber yang diantaranya dari pihak Dinas Pertanian yang menjelaskan terkait dengan permasalahan bibit, pupuk dan harga jual gabah, sedangkan dari sisi permodalan pada sarasehan tersebut dihadirkan pihak Bank BJb yang menyampaikan terkait permasalahan mekanisme penyaluran kredit pertanian.

Dalam sambutannya Indriyani sebagai Ketua HKTI Karawang dan juga anggota DPRD Karawang menyampaikan,  dia akan terus berjuang untuk kesejahteraan petani.

"Kita akan akselerasi program M70 dan M400 di Karawang, ini sudah menjadi kebijakan pusat kita akan segera lakukan demplot untuk mencoba varitas baru M70, dengan usia 70 hari mudah-mudahan padi petani bisa maksimal, kita akan berikan cuma-cuma bibitnya dan akan kita lakukan pendampingan," kata Indriyani.

Menurutnya, dalam waktu dekat kita akan coba di dua kecamatan yakni Kecamatan Telukjambe Barat dan Lemahabang sebanyak 10 Ha.
Indri menuturkan nanti pada akhirnya hasil gabah petani pun akan dibeli sepuluh persen lebih tinggi dari harga bulog.

"Kami berharap pemkab bisa terus birsinergi dalam hal menyelesaikan permasalahan-permasalahan petani yang ada di Karawang," tandasnya. (oca)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru