Iklan

7 SMK Bentuk Karakter Melalui LDKS

Jumat, 21 Oktober 2016
KARAWANG  - Sebanyak 1.500 siswa dari tujuh sekolah Yayasan Gema Cendikiawan Indonesia (YCGI) mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Villa Pemuda, Cibodas, Kabupaten Cianjur selama 3 hari, 11-13 Oktober 2016. Dua sekolah dari Karawang yaitu SMK Perbankan Indonesia dan SMK Ristek.

Pada LDKS ini seluruh peserta dilatih tentang pembangunan karakter, diantaranya tentang kedisiplinan, kreatifitas, etika, pengetahuan termasuk spiritual dan kepemimpinan.

Dijelaskan Kepala SMK Perbankan Indonesia Karawang, Bambang Pranowo, hasil yang ingin diraih oleh pihak sekolah yaitu siswa bisa lebih dekat dan tahu dirinya masing-masing, kemudian siswa bisa melihat potensinya, dengan mengenal diri, maka siswa akan mengetahui potenai yang dimilikinya. Selain itu, siswa tahu caranya strategi pengembangan dirinya.

Materi yang diberikan diharapkan bisa menginspirasi dalam kehidupan keseharian para peserta, yaitu menjadi siswa yang  bijak dan cerdas, juga memiliki respon mengantisipasi dinamika yang ada di lingkungannya.

"Intinya anak-anak bisa mengambil sikap sesuai dengan kondisi yang ada, tanpa mengabaikan nilai-nilai di masyarakat dan keluarganya," kata Bambang, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (21/10/2016) siang.

Peserta dari SMK Perbankan Indonesia dan SMK Ristek Karawang yang mengikuti LDKS ini sebanyak 550 siswa, jumlah ini terbanyak dibanding lima sekolah lainnya yang bernaung dalam satu yayasan.

Lima sekolah tersebut yaitu SMK Ristek Jaya Jakarta, SMK Mercusuar Jakarta, SMK Pelayaran Dewa Ruci, SMK Perbanas dan SMK Gita Wisata Jakarta. (spn)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru