![]() |
| Pipik Taufiq Ismail, S.Sos., M.M. (tengah) |
Progresif.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail atau Kang Pipik, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan anggaran negara, daerah, hingga desa agar berjalan transparan dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikan Kang Pipik saat melaksanakan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di Yayasan TPQ RQ Asshidiqiyah, Dusun Campea, Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (18/1/2026) siang.
Dalam kesempatan itu, Kang Pipik yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat mengapresiasi konsistensi Yayasan Asshidiqiyah dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi masyarakat.
"Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan masyarakat. Saya berkomitmen mendukung keberlangsungan yayasan ini sesuai kewenangan yang saya miliki," kata Kang Pipik.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi warga. Turut hadir Ketua Yayasan Asshidiqiyah, Sekretaris Desa Kampungsawah, aparatur desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Ketua Yayasan Asshidiqiyah menyampaikan apresiasi atas kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat. Ia berharap silaturahmi dapat terjalin secara berkelanjutan, sembari memaparkan sejarah yayasan yang berdiri sejak 2001 sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan masyarakat kurang mampu.
"Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak untuk bersekolah tanpa dipungut biaya. Semoga yayasan ini menjadi harapan bagi masa depan mereka," katanya.
Senada, Sekretaris Desa Kampungsawah turut mengapresiasi atas perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat desa.
"Semoga silaturahmi ini membawa manfaat, menambah wawasan, dan menjadi keberkahan bagi warga Kampung Sawah," tuturnya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan aspirasi pembangunan, meliputi gapura dan pemagaran makam Desa Kampungsawah, pengembangan UMKM warung kaki lima, pembangunan Mushola Al Amin di Dusun Campea, dukungan pos jaga Linmas se-Kecamatan Jayakerta, renovasi mushola di Desa Ciptamarga, serta program Rumah Layak Huni (Rulahu).
Kegiatan berjalan lancar dan penuh keakraban, sekaligus menjadi wadah komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan menampung aspirasi warga. [*]






