![]() |
Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M. (kanan) |
Progresif.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Pipik Taufik Ismail, M.IP., mendorong generasi muda untuk lebih aktif dan aspiratif dalam dunia politik serta legislatif, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Hal tersebut disampaikan Kang Pipik sapaan akrabnya, saat menjadi pemateri dalam Seminar Nasional Legislative School 2025 bertajuk 'Membangun Legislator Muda Melalui Legislatif ASIK (Aspiratif, Solutif, Inspiratif, Komunikatif)'.
Kegiatan tersebut digelar Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BLM Faperta) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) di aula Syekh Quro, Rabu (27/8/2025) siang.
Acara ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan antusiasme tinggi. Selain Kang Pipik, hadir pula Iqbal Jamalulail, S.L.P., M.Kesos., Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi Gerindra, yang turut berbagi pengalaman dan strategi membentuk legislator muda yang berdaya saing.
"Generasi muda harus hadir dengan gagasan yang segar, mampu berkomunikasi dengan baik, serta menjadi solusi bagi persoalan masyarakat. Politik bukan sekadar soal kekuasaan, tapi bagaimana kita membawa manfaat nyata bagi rakyat," ujar Kang Pipik.
Seperti diketahui dalam seminar tersebut latar belakang pertanian Karawang dan tantangan Jawa Barat jadi topik utama.
Dalam pengantarnya, panitia menyoroti pentingnya kegiatan ini karena Jawa Barat merupakan salah satu lumbung padi nasional. Berdasarkan data BPS 2023, luas panen padi di Jawa Barat mencapai 158 juta hektare dengan produksi sekitar 9,10 juta ton gabah kering giling (GKG).
Karawang menjadi salah satu daerah kunci dengan luas sawah 94.500 hektare dan produksi padi mencapai 13–15 juta ton GKG per tahun, sehingga berperan penting bagi ketahanan pangan nasional. Namun, sektor pertanian menghadapi tantangan serius: alih fungsi lahan sekitar 0,7% per tahun, serta hanya 29% petani yang berada pada usia produktif dengan mayoritas berpendidikan rendah.
Kondisi ini menyebabkan regenerasi petani dan adopsi teknologi pertanian modern berjalan lambat. Oleh karena itu, seminar juga menekankan pentingnya inovasi pertanian 4.0 di Karawang sebagai solusi.
Fasilitas dan Dukungan
Kegiatan ini semakin menarik dengan adanya e-sertifikat, poin SKP, e-voucher, hingga kesempatan networking yang luas. Peserta pun dapat mengikuti acara secara gratis melalui pendaftaran online yang dibuka sejak 22–26 Agustus 2025.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari sponsor seperti Astah, Martx Clinic, dan Wardoh, serta sejumlah media partner internal dan eksternal kampus.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Doctor Series yang konsisten memberikan kontribusi bagi peningkatan kapasitas mahasiswa.
Legislator Muda untuk Masa Depan
Melalui Legislative School ini, diharapkan mahasiswa Unsika dan peserta lintas jurusan mampu memahami dinamika legislatif, memperkuat peran politik dalam pembangunan pertanian, serta menjadi generasi muda yang aspiratif, solutif, inspiratif, dan komunikatif dalam menghadapi tantangan bangsa. [Aisah]