Iklan

Evakuasi Mayat di Sungai Citarum Terkendala Hujan Lebat

Sabtu, 25 Januari 2020
KARAWANG, KarawangNews.com - Evakuasi mayat tanpa identitas di Sungai Citarum, di Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta berjalan dramatis, Sabtu (25/1/2020) siang. Sebab, di lokasi turun hujan lebat dan bantaran sungai yang berlumpur setebal 70 cm, jika tidak segera dievakuasi, khawatir debit air naik dan mayat tenggelam.

Sulitnya evakuasi mayat, sejumlah warga, anggota polisi, TNI, tim Puskesmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya menjangkau mayat yang masih mengambang. Sebab, tim evakuasi harus melewati lumpur tebal.

Pembina TNI AD, Sertu Yarman mengatakan, setelah mendapat laporan warga dia langsung menuju lokasi kejadian. Meski dalam kondisi sulit, dia meminta tim agar secepatnya mengevakuasi mayat, jangan dibiarkan lama di air.

"Hujan lebat dan kondisi sungai menyulitkan kita, tapi Alhamdulillah bisa diambil ke darat, terkait penyebab kematian, kepolisian yang berwenang," ucapnya.

Seorang warga, Wawan mengatakan, dalam kondisi cuaca seperti ini, mayat bisa hilang dan akan menyulitkan pencarian akan lebih sulit. Untungnya aparat polisi, TNI dan BPBD datang cepat.

"Mayat langsung dibawa ke RSUD Karawang," jelasnya.

Seperti diketahui, mayat laki-laki mengambang di Sungai Citarum, mayat ditemukan oleh warga yang sedang melintas sungai dengan menggunakan perahu eretan, di Dusun Pawanda, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakarta.

Ciri-ciri mayat menggunakan baju kaos warna kuning dengan lengan hitam, celana jeans dan diperkirakan berusia 40 tahun, pada korban tidak ditemukan identitas. (benk)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya" (Al Qur'an, surat Al Hijr: 9)

Berita Terbaru