• Jelajahi

    Copyright © Progresif.id - Berita Inspiratif
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Nadran Laut Ciparage Meriah

    Minggu, 17 September 2017
    KARAWANG, KarawangNews.com - Ribuan orang memadati dermaga kampung nelayan di Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Minggu (17/9/2017) pagi, untuk menyaksikan acara puncak Nadran Laut atau pesta laut nelayan setempat.

    Sebanyak 197 perahu nelayan dengan hiasan memadati jalur muara sungai menuju laut lepas, mengiringi perahu utama yang membawa kepala hewan kerbau dan Dongdang atau miniatur perahu yang dilepas di tengah laut.

    Secara beriringan, ratusan perahu mengikuti laju perahu utama menuju laut lepas, dengan kawalan ketat empat kapal polisi Satpolair Polres Karawang, dibantu Polair Polda Jawa Barat. Ini supaya, ketika pelepasan Dongdang dan kepala kerbau berlangsung tertib.

    Acara Nadran ini berlangsung selama 7 hari dengan diisi sejumlah acara yang dilaksanakan siang-malam, diantaranya pengajian, wayang golek, tari jaipong dan dangdutan, ini berlangsung pada tanggal 14-20 September 2017.

    Pelepasan Dongdang dan kepala hewan kerbau ini merupakan puncak acara Nadran, diyakini ini merupakan bentuk syukur nelayan kepada Allah SWT atas limpahan ikan yang selama ini diperoleh nelayan dari laut utara ini.

    Setelah perahu neyalan berada di tengah laut, sekitar satu mil dari daratan, perahu utama pembawa kepala kerbau berhenti dan melepas kepala kerbau ke laut. Saat pelepasan kepala kerbau ini ratusan perahu nelayan berebut mengambil air dari waduk kerbau yang dibuang ke laut, hingga terjadi tabrakan sesama perahu.

    Namun, hal ini sudah menjadi tradisi, saling tabrakan perahu tidak masalah, sebab nelayan sudah saling menyadari peristiwa tabrakan ini kerap selalu terjadi saat pelepasan kepala kerbau dan Dongdang.

    Menurut kepercayaan nelayan setempat, jika perahunya berhasil terkena air waduk atau air sisa kepala kerbau, maka sepanjang tahun perahu tersebut akan terus beruntung. Sehingga, para nelayan ini berusaha mendekati dan mengambil air kemudian menyiramkan air sisa kepala kerbau yang dilepas itu ke perahu mereka.

    Meriahnya acara tradisi Nadran ini menarik minat wisatawan luar daerah, ratusan warga sengaja dari pada puncak acara Nadran Laut untuk menyaksikan prosesi pelepasan Dongdang dan kepala kerbau ke tengah laut.

    Dengan pesta laut ini, warga dan nelayan setempat banyak meraup untuk dari banyaknya pengunjung yang datang, mulai dari banyaknya penumpang perahu serta larisnya penjualan ikan hasil tangkapan nelayan setempat. (had)
    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    “Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat spesial, hari demi harinya, jam demi jam, menit demi menit bahkan detik demi detiknya sangat spesial. Semoga bulan ini benar-benar menggugah dan mengubah diri kita menjadi hamba yang benar-benar yakin kepada Allah, dan menjadi hamba yang penuh manfaat bagi makhluk-makhluk Allah lainnya. Selamat menikmati jamuan Allah di bulan Ramadhan ini dan semoga kita bisa benar-benar menjadi orang yang haqqul yaqin kepada Allah serta terpilih menjadi orang yang beruntung di bulan yang Suci ini' [Aa Gym]

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +