• Jelajahi

    Copyright © Berita Inspiratif Progresif.id
    Berita aktual tepercaya

    Kanal Video

    Ribuan Warga NU Hadiri Tahlilan Kyai Hasan Bisri Syafei

    Minggu, 05 Maret 2017
    KARAWANG, KarawangNews.com - Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama (NU) Karawang hadir di Tahlilan hari ke 7 almarhum Kyai Hasan Bisri Syafei, di Pondok Pesantren Attarbiyah, Telagasari, Sabtu malam (4/2/2017). Selain para pejabat Karawang, terlihat Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi hadir terlebih dahulu ke tempat acara Tahlilan, namun tidak sampai acara selesai.

    Tahlilan dimulai setelah sholat Isya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan biografi perjalanan Almarhum Kyai Hasan Bisri Syafei oleh putranya, KH. Ahmad Ruhiyat Hasby, putranya ini memaparkan sosok almarhum ayahnya semasa aktif di pesantren, Gerakan Pemuda Ansor, membangun Pesantren Attarbiyah, Nahdlatul Ulama hingga menjadi Anggota DPRD Karawang.

    "Almarhum tauladan bagi kita semua, bagi warga Nahdliyin," ujar KH. Ahmad Ruhiyat Hasby, yang akrab disapa H. Uyan.

    Semasa hidupnya, almarhum sering diajak berobat jantung di Jakarta, tetapi kyai yang pernah menjabat Ketua NU dua periode ini enggan dibawa ke Jakarta, beliau memilih berobat di rumah sakit Karawang.

    Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Jimmy) mengaku, sebelum ayahnya ini wafat, dia mendapat firasat tidak menyenangkan, kaki pahanya cedera saat bermain bola melawan tim Kecamatan Telukjambe Barat, saat itu Jimmy tengah mengkampanyekan Persika Karawang di kecamatan tersebut.

    Keesokan harinya, Jimmy mendapat kabar dari adiknya dengan nada panik, ayahnya sakit parah dan akan dibawa ke rumah sakit, tetapi dalam perjalanan almarhum meninggal dunia.

    "Dalam perjalanan, sambil mengucapkan kalimat Allah, Apa (bapak, red) menghembuskan napas terakhirnya," kata Jimmy, mengenang dan tak kuasa meneteskan air matanya,

    Sebelum wafat, almarhum sempat menitipkan pesan kepada Jimmy, agar mengumrohkan ustad dan guru ngaji, juga meminta agar Jimmy jangan pilah-pilih ulama, tetapi mengajak semuanya agar menyatukan NU. (spn/rls)
    Kolom netizen >>>

    Buka kolom netizen

    Lentera Islam


    "Jika engkau mengikuti (kemauan) kebanyakan orang (kafir) di bumi ini (dalam urusan agama), niscaya mereka akan menyesatkan dari jalan Allah. Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka dan mereka hanyalah kebohongan" (Q.S Al-An'am Ayat 116)

    Berita Terbaru

    infrastruktur

    +