Iklan

Bupati Turun ke Sawah Tanam Bibit Padi

Rabu, 30 November 2016
KARAWANG, KarawangNews.com - Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana turun ke sawah menanam bibit padi di Desa Cibadak, Kecamatan Rawamerta, Rabu (30/11/2016). Ini dilakukan dalam acara pencanangan percepatan tanam pada musim tanam 2016-2017 bersama Kelompok Tani Ciung Desa Cibadak.

Dalam pidatonya bupati menyampaikan, Kabupaten Karawang masih menjadi salah satu andalan pemenuhan kebutuhan pangan nasional dan diakui sebagai lumbung padi Jawa Barat, kondisi ini harus dipertahankan dan ke depan harus ditingkatkan dengan mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki.

Kata dia, keberhasilan Kabupaten Karawang memproduksi gabah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dapat terakomodir dan terealisasi dengan baik di Tahun 2016, hal ini tentu menjadi sebuah tantangan kedepan untuk semua stake holder yang ada untuk tetap menjaga Kabupaten Karawang sebagai pusat ketahanan pangan nasional guna memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Karawang untuk memelihara saluran air irigasi, hal ini untuk menjaga ketersediaan air, sehingga pengelolaan lahan dan air lebih optimal, efektif dan efisien demi terwujudnya panen produksi di tahun 2017.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Kadarisman menyampaikan, keberhasilan pembangunan di bidang pertanian selama ini menunjukkan hasil yang menggembirakan karena mampu mencukupi produksi gabah provinsi maupun nasional. Sehingga pantas Kabupaten Karawang menjadi pusat ketahanan pangan nasional yang diharapkan kedepannya bisa melebihi dari capaian yang sudah ada.

Pada kesempatan tersebut hadir perwakilan dari Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, perwakilan dari Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat, Dandim 0604 Karawang, perwakilan dari KTNA Kabupaten Karawang, para kepala UPTD pertanian, penyuluh pertanian dan para camat. (rls)

Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru