Iklan




Terbentur Regulasi, Penyaluran Beras PPKM Darurat di Karawang Bakal Gagal

Sabtu, 10 Juli 2021


KARAWANG, Progresif.id
- Beras sebanyak 100 ton bakal gagal diberikan kepada masyarakat yang sedang isolasi mandiri di tengah pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.


Sebab, Bulog masih menunggu surat dari Dinas Sosial untuk mengambil beras itu dari gudangnya, tetapi Dinas Sosial masih menunggu regulasi dari Kementerian Sosial.


Dijelaskan General Manager Perum Bulog Subdivisi Regional Karawang, Yanto Nurdiyanto, beras sebanyak 100 ton sudah siap disalurkan, tetapi Bulog Karawang belum menerima pengajuan dari Dinas Sosial, Pemkab Karawang.


Saat dikonfirmasi, Plt. Sekretaris Dinas Sosial, Danilaga mengatakan, pihaknya belum menerima informasi penyaluran tersebut secara utuh.


"Kami belum menerima secara bulat kaitan dengan program ini, artinya kita juga sedang mempersiapkan segala sesuatunya, cuma regulasinya," ujarnya.


Kata dia, untuk mengambil cadangan beras dari pemerintah 100 ton, Dinas Sosial Karawang harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan Kementerian Sosial terkait regulasi, kerena Pandemi Covid-19 bukan bencana alam, melainkan bencana sosial.


"Kalau ngambil dari cadangan beras pemerintah kita harus komunikasi dulu dengan Kementiran Sosial, ini bencana sosial," jelasnya, menyebut beras tersebut diperuntukan jika bencana alam terjadi.


Kata dia, karena ketimpangan regulasi itu, pihaknya tidak mau gegabah, sehingga menunggu regulasi kuat dari Kementerian Sosial.


Dia menjelaskan, akibat regulasi tersebut, beras 100 ton itu akan sulit disalurkan hingga PPKM Darurat berakhir tanggal 20 Juli 2021.


"Kalau kita hanya mengandalkan tanggal 3 sampai 20 Juli, masa-masa PPKM Darurat, kita terlalu sulit untuk realisasinya," kata Danilaga.


Padahal, Bupati Karawang, dr. Cellica Nurrachadiana sudah menyatakan, di tengah PPKM Darurat ini masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri akan diberi beras, untuk menunjang kebutuhan pokok keluarga.


“Untuk bantuan, kami sudah menyiapkan kurang lebihnya 100 ton beras, khusus buat teman-teman (warga Karawang, red) yang melakukan isolasi mandiri," kata bupati. [rls/spn]


Foto: net

Kolom netizen >>>

Buka kolom netizen

Lentera Islam


"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, bagai sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai. Pada tiap tangkai itu berbuah seratus biji dan Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia yang luas, lagi Maha Mengetahui" (Q.S. 2 Al-Baqarah,: 261)

Berita Terbaru

Kesehatan

+