Iklan




Tumpahan Minyak Semakin Menghitam di Sepanjang Pantai

Selasa, 03 September 2019
KARAWANG, KarawangNews.com - Meningkatnya tumpahan minyak di sepanjang pantai Karawang utara bukan disebabkan bertambahnya volume minyak yang tumpah di sumur YY-1 Offshore North West Java (ONWJ) milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE), tetapi akibat gelombang pasang dan angin yang bertiup kencang.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, Drs. Wawan Setiawan, Jumat (30/8/2019) siang di kantornya. Minggu ini gelombang laut tinggi, bahkan tumpahan minyak dari sumur yang bocor di tengah laut itu tidak tertangkap 'oilboom', sehingga tumpahan minyak itu terbawa gelombang ke pantai.

"Saya dapat laporan dari Pertamina, volume tumpahan minyak dari pipa bocor itu tidak bertambah, semakin menghitamnya pantai  itu disebabkan tumpahan minyak terbawa angin kencang dan semua menumpuk di semua garis pantai," ucapnya.

Dijelaskan Wawan, Pertamina masih berusaha menutup pipa yang bocor dengan cara menyambungkan pipa baru dan menutup pipa lama di titik bocor. Hingga berita ini diturunkan, pipa tambahan itu baru mencapai 6.200 feet dari panjang total 9.000 feet. Kemudian, pipa yang lama akan ditutup psrmanen dengan lumpur padat. (spn)
Kolom netizen >>>

Buka kolom netizen

Lentera Islam


"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya pada jalan Allah, bagai sebutir biji yang tumbuh menjadi tujuh tangkai. Pada tiap tangkai itu berbuah seratus biji dan Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Allah mempunyai karunia yang luas, lagi Maha Mengetahui" (Q.S. 2 Al-Baqarah,: 261)

Berita Terbaru

Kesehatan

+