Iklan

Bambang Maryono: Melani Putri Atlet Aset Karawang

Minggu, 07 Oktober 2018
KARAWANG, KarawangNews.com - Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karawang, Bambang Maryono menyebut Melani Putri adalah pedayung yang berprestasi milik Karawang. Melani, adalah atlet juara dayung hingga tingkat internasional.

Kata Bambang, atlet asal Kecamatan Tegalwaru ini sudah banyak menorehkan prestasinya di beberapa event olahraga tingkat provinsi dan nasional, Melani adalah aset bagi Kabupaten Karawang. 

Hal itu dikemukakan Bambang Maryono, saat memberikan medali emas dua kali pada final dayung nomor rowing, Minggu (7/10/2018) di Venue Dayung Situ Cipule, Karawang. Di final ini, Melani Putri langsung menyabet dua emas di dua nomor singel putri kelas ringan 1.000 meter dan singel putri scroll 1.000 meter, atlet terbaik Karawang ini mampu mengungguli atlet asal Kabupaten Bogor dan Bandung Barat.

Selain medali, atas prestasi ini, Melani Putri pun mendapat dua kali uang tunai, masing-masing Rp 5 juta dari Bambang Maryono yang sangat apresiasi terhadap prestasi atlet ini yang kini masih mengenyam kuliah di universitas.

"Saya memberikan uang 'kadeudeuh' ini karena Melani Putri atlet aset Karawang," kata Bambang, yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Karawang ini.

Ketua Harian  Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Karawang, Irwan  Setiawan menyatakan, Melani memang pantas jadi aset Karawang, atas prestasi yang selalu diraihnya di Cabor Dayung. Kata dia, masih ada kesempatan bagi Karawang untuk meraih emas di nomor Canoeing dan Rowing yang masih dilaksanakan hingga tanggal 15 Oktober 2018.

"Mudah-mudahan bisa menambah medali di nomor Canoeing 500 meter dan dragon boat," kata Irwan. (spn/rls)
Kolom netizen

Buka kolom netizen

Lentera Islam


 "Dari Anas bin Malik RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menjadikan akhirat tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kekayaannya di dalam hatinya. Dia akan mengumpulkan segala urusannya yang tercerai berai, dan dunia datang padanya dalam keadaan hina. Dan barang siapa menjadikan dunia tujuannya (niatnya), niscaya Allah akan menjadikan kefakiran berada di depan matanya. Dia akan mencerai-beraikan segala urusannya yang menyatu, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali sekadar yang telah ditakdirkan baginya." (HR. Tirmidzi)

Berita Terbaru